Hasilnya, kulit telur dengan mudah bisa dikupas dan hasilnya mulus lus lus... :D
Cara Mudah Mengupas Telur Rebus
Hasilnya, kulit telur dengan mudah bisa dikupas dan hasilnya mulus lus lus... :D
Rucuh Mangga
Ketika kakak iparku pulang, dia bilang bahwa suaminya beliin mangga Gadung yang suluhan (masak di pohon) buat kami, khususnya aku, karena suamiku nggak suka mangga selain mangga Manalagi. Hihihi...jadi malu hati....

Memanfaatkan putih telur yang berlebih...

Sekedar tips buat yang sering kelebihan putih telur di rumah, biasanya kalau habis baking cake yang cuma perlu kuningnya.
Putih telur bisa di buat campuran masakan, selain dibuat cake tertentu yang hanya pakai putih telur saja di resepnya.
Kali ini sisa putih telur aku buat campuran sup. Caranya mudah saja, masukkan putih telur dalam plastik tahan panas, lalu kukus selama kurleb 30 menit (jangan terlalu lama, kalau kelamaan jadi keras).
Pada saat mengukus, ketika telur sudah hampir matang, seringkali plastiknya menggelembung, jadi tusuk saja ujung yang menggelembung itu dengan tusuk gigi bersih, supaya udara keluar dan plastik tidak pecah.
Snack Meeting Meita
KBB # 18 : Cinnamon Macarons
Seperti tantangan kali ini, yaitu membuat French Macarons. Beda French Macarons dengan Macarons biasa adalah kandungan kacang kacangan yang digiling halus dan dimasukkan di dalam adonannya. Nah, menurut Wikipedia, Macarons itu sendiri adalah
"A macaron is a sweet confectionery. Its name is derived from an Italian word "maccarone" or "maccherone". This word is itself derived from ammaccare, meaning crush or beat, used here in reference to the almond paste which is the principal ingredient.[1] It is meringue-based: made from a mixture of egg whites, almond flour, and both granulated and confectionery sugar.
The confectionery is characterized by its smooth, domed top, ruffled circumference, and flat base. Connoisseurs prize a delicate, egg shell-like crust that yields to a moist and airy interior. The French macaron differs from macaroons in that it is filled with cream or butter like a sandwich cookie, and can be found in a wider variety of flavors that range from the traditional (raspberry, chocolate) to the exotic (truffle, matcha tea)
Pada saat mengirimkan surat tjintah, Ezi & Swi, host kali ini, juga menyertakan resep pink Macarons sebagai berikut :
Pink Macarons
Sumber: Cupcakes, Cheesecakes, Cookies. The Australian Women Weekly.
3 putih telur
2 sdM gula caster
pewarna pink
200g icing sugar
120g almond meal
2 sdM icing sugar, ekstra
Siapkan loyang, olesi mentega tipis-tipis; alasi dengan baking paper. Kocok putih telur hingga soft peak, tambahkan gula dan pewarna, terus kocok hingga gula larut. Pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang lebih besar. Masukkan icing sugar dan almond meal, dalam dua bagian. Sendokkan adonan ini ke dalam piping bag dengan spuit 1.5cm polos. Semprotkan ke atas loyang 36 x 4cm bulatan, dengan jarak 2cm. Ketuk-ketukkan loyang di atas meja kerja supaya macarons merata. Taburkan dengan icing sugar, biarkan selama 15 menit.
Panaskan oven dengan suhu 150C/130C fan-forced. Panggang macarons sekitar 20 menit. Biarkan 5 menit, lalu pindahkan ke rak pendingin.
Rekatkan dua keping macarons dengan ganache. Taburkan sedikit icing sugar, jika dikehendaki.
White Chocolate Ganache
100g white eating chocolate, potong-potong kasar
2 sdM thickened cream/heavy cream (krim kental)
Masukkan dan aduk white chocolate dengan krim kental dalam panci di atas api kecil hingga halus. Pindahkan ke mangkuk yang lebih kecil. Tutup, dinginkan di kulkas hingga adonan dapat dioles.
Berdasarkan resep tersebut aku mencoba membuat tugasku, tapi dengan sedikit modifikasi yaitu tidak menggunakan pewarna dan menambahkan sedikit cinnamon ground supaya bau putih telurnya tidak dominan, sehingga resepku adalah sebagai berikut :
Buat almond bubuk menjadi butiran halus dengan cara memblendernya bersama icing sugar dan ground cinnamon
Saring, kalau perlu sampai beberapa kali diblender dan disaring supaya benar benar halus butirannya. Buang sisa yang sudah tidak bisa halus lagi. Karena butiran yang kasar akan membuat permukaan Macaron tidak mulus.
Kocok putih telur sampai soft peak (tidak terlalu kaku)
Masukkan campuran almond, icing sugar dan ground cinnamon, aduk rata. Dari sharing teman teman, pengadukan sebaiknya tidak lebih dari 50kali.
Masukkan kedalam piping bag yang telah disiapkan. Semprotkan ke atas loyang. Kemarin aku buat, diameter kurleb 3cm. Sisihkan dan biarkan sampai permukaan macaron kering (kalau dipegang tidak menempel di tangan). Kemarin aku biarkan selama 5 - 6 jam.
Panggang dalam oven dengan panas 150 derajat celcius selama 15 - 20 menit.
Keluarkan dari oven, biarkan sebentar di atas loyang lalu pindahkan ke atas rak. Macarons dibilang berhasil bila yang mempunyai 'kaki', yaitu rongga di bagian bawah. Karena pada saat di oven, adonan akan terangkat 'mumbul' ke atas sedangkan bagian bawah menempel di dasar sehingga terciptalah kaki kaki ini.
Sementara menunggu dingin, siapkan Ganachenya. Aku membuat ganache dari DCC (dark cooking chocolate) dan kebetulan di kulkas masih ada stock, jadi pakai itu saja. Pada saat melepaskan macarons dari baking paper kemarin agak lengket jadi mengikuti tips dari teman teman, aku oleskan sedikit air dibagian belakang macarons (yang nempel di kertas) dan macarons pun bisa dilepas dengan mudah. Lalu rekatkan dua keping macarons dengan ganache dan sajikan.
Dan ini tanda lulusnya...:)
Terimakasih hosts KBB # 18, Ezi dan Swi, dan tentu saja mbak Arfi dan teman teman member KBB yang telah sharing pengalamannya.
Lobak Putih ( (Raphanus sativus L) yang banyak manfaatnya
Step by step membuat Tiramisu dalam tabung mika
Waktu buat pesanan Tiramisunya ICR minggu lalu, aku punya cukup waktu untuk memotret step by step cara pembuatannya. Dan aku ingin share di sini, semoga berguna buat teman teman yang ingin mencoba.
Cara membuatnya tidak susah kok...yuk mulai...
Pertama, yang kita perlukan adalah plastik mika yang cukup tebal (beli jadi juga banyak) yang diujungnya diberi double tape. Buat tabung sesuai selera dan tangkupkan double tapenya. Tambah tapenya di bagian luar kalau perlu.
Alasi masing masing tabung dengan kertas karton khusus. Basahi dengan cairan kopi sesuai selera. Kalau aku suka banyak cairannya...jadi cakenya basah sah...
Semprotkan cream, pakai spuit kalau mau rapi...tutup lagi dengan selembar cake sambil agak ditekan tekan, basahi lagi, kasih cream dan terakhir tutup lagi dengan lembaran cake. Semua bagian cake dibasahi dulu ya.
Lalu spuit cream di atas cake. Hias sesuai selera. Kalau mau menaburkan coklat bubuk, gunakan ayakan atau saringan teh, supaya rapi.
Simple kan?
Video cara membuat choco curl...alias coklat kruwel kruwel
Buat yang masih penasaran cara membuat choco curl, alias coklat mlungker mlungker yang seperti kuncup bunga, ini aku upload video cara membuatnya.
Video ini aku rekam pada saat ikut kursus cake international yang diadakan oleh NCC di Arvian Surabaya beberapa waktu yang lalu. Tangan cantik yang memeragakannya adalah tangan ibu Guru Riana.
Perhatikan cara menyerutnya ya. Gerakannya tidak terlalu ngotot tapi juga tidak terlalu lemas. Coklat blok yang dipakai harus memiliki suhu yang pas, tidak terlalu lunak (karena hasilnya akan tebal) atau terlalu keras (karena hasilnya akan pecah pecah). Kalau coklatnya sudah terlalu lunak, simpan sebentar di ruang ber AC. Setelah si kruwel jadi, bisa disimpan di kulkas untuk dipakai sewaktu waktu. Alat yang dipakai, dalam video ini Riana memakai alat yang benar, tapi kalau kita tidak punya bisa pakai alat pembuat cocktail yang dari plastik.
Untuk upload video ini aku sudah mendapat ijin dari bu Fatmah selaku pengajar ya...
Semoga bermanfaat buat teman teman semua.
Macaroni Schotel Istimewa
Pesanan Ulik bareng sama pudding strawberry untuk acara Project Closing di departmentnya kemarin sore.
Setelah berkali kali uji coba resep macaroni schotel, akhirnya ketemu juga formula yang benar benar meet all of our requirements.
Tipsnya, kalau mau bikin macaroni yang enak, susu, telur, daging olahan dan kejunya memang harus 'berani' dan pilih brand yang paling enak. Macaroninya jangan pakai yang mudah hancur (aku pakai La Fonte). Dimasukkan kedalam air mendidih yang banyak dan sudah dibubuhi garam. Setelah lunak, tiriskan,beri beberapa sendok minyak sayur, aduk sampai rata, lalu siram dengan air dingin.
Memanggangnya pakai au bain marie supaya bawahnya nggak gosong. Dan taburkan keju setelah permukaan macaroni yang dioven kering, tutup dengan alminium foil lalu oven lagi sebentar saja. Hasilnya macaroni tidak kering dan kejunya masih berasa lembab.
Ulik puas banget dengan pilihannya ini, sementara Rini, yang juga ikut mencicipi, expecting meeting in the nearest future dan berancang ancang memesan schotel juga....hehe.......makasih, Gals...love you much, deh..
The leftover panekuk
Semalam bikin Amris dan fruit pie pesanan teman kantor. Pesannya nanggung. Untuk Amrisnya (pakai resep bu Fatmah Bahalwan), 1 resep kurang, 2 resep kebanyakan. Mau 1½ resep repot membagi jumlah telurnya. Tiba tiba ingat, suamiku sudah lama minta dibuatkan panekuk coklat kegemarannya. Selama ini aku janji mau membuatkan, tapi seringnya lupa. Jadi dia selalu beli di supermarket langganan kami, namun kurang puas karena vlanya hanya sedikit dan kulitnya tipis banget.
Akhirnya aku buat 2 resep kulit Amris, tapi tidak aku beri garam dulu. Setelah didiamkan 1 jam, aku ambil sebagian, aku beri gula halus dan coklat pasta. Sisanya aku beri garam. Aduk rata. Untuk menghindari bau wangi di Amris, aku dadar yang gurih dulu, setelah itu baru yang manis. Amris langsung diisi, panir, simpan di kulkas, karena perlunya baru nanti siang. Sedangkan dadar yang untuk panekuk aku simpan dalam wadah tertutup, tidak perlu masuk kulkas, karena pagi akan diisi.
Tadi pagi waktu bikin vla untuk fruit pie, aku buat lebih. Lalu aku semprotkan ke fruit pie. Sisanya aku beri coklat pasta lalu aku isikan ke kulit panekuk banyak banyak. Hasilnya ? Enaaaakkk… Suami langsung senyum senyum bahagia waktu aku hidangkan panekuk untuk sarapannya. Jadi tadi pagi serumah sarapan panekuk coklat, sebagian dikirimkan ke guru les Cinta biar tambah semangat dan nggak ngantuk waktu mengajar :)
Inti dari cerita adalah, kalau pengen bikin panekuk, nggak usah repot repot cari resep, pakai saja resep Amris tapi garamnya diganti gula halus dan beri pasta apa saja yang kita inginkan. Kulitnya lentur, lembut dan rasanya enak.
** maap kalau photonya kebanyakan ya...habis seneng lihat komposisi warnanya..hihih...narsis ya...**
Chicken puff a la Keluarga Cinta
Minggu lalu salah satu loyal customerku di kantor protes, kok snack buatanku nggak ada yang baru. Untuk mengantisipasi supaya beliau tidak bosan dan berpaling ke tempat lain, weekend kemarin aku coba bikin variant snack baru (maksudnya baru itu = di luar daftar snack yang biasa aku bikin untuk dijual :D) dan hari ini aku bagikan sebagian ke teman teman sebagai tester. Supaya mudah diingat, aku beri nama chicken puff a la Keluarga Cinta saja.
Membuat puff pastry sebenarnya tidak sulit, at least tidak seribet Danish pastry, selain itu bahan bahannya mudah didapat di pasaran. Yang diperlukan hanya "ketabahan" untuk menjalani proses giling simpan saja. Tidak seperti membuat dough untuk roti yang setelah diadon sampai khalis didiamkan sampai mekar lalu ditimbang dan di oven, adonan puff pastry perlu digilas sampai 3 kali. Dan setiap kali habis digilas harus diistirahatkan di dalam kulkas selama 15 menit supaya korsvet tidak meleleh..
Namun hasil yang didapatkan, worth it.
Yuk coba yuk…
500 gr terigu protein tinggi (aku pakai Cakra), ayak
50 gr margarine/mentega suhu ruang
2 sdm gula pasir
¾ sdm garam
250cc air dingin
250 gr korsvet suhu ruang (tapi jangan yang terlalu lunak/meleleh ya..)
Gilas adonan yang sudah berisi korsvet dari tengah ke arah atas dan bawah sampai mendapatkan bentuk oval memanjang..
bagian bawah dan atas yang seperti inilah yang disebut bagian terbuka
Proses ketiga, gilas lipat sampai 3 kali lagi. Simpan kulkas 15 menit lagi.
Letakkan di atas loyang atau kertas roti yang telah diolesi sedikit air (bukan margarine ya)
Notes :
- beli korsvet yang berkualitas bagus sehingga hasilnya tidak 'ngendal' a.k.a meninggalkan bekas tidak enak di langit langit mulut.
- pada saat menggilas, jangan terlalu keras menekan adonan. Kira kira tenanannya seperti kalau kita sedang nge-gas motor plus + sedikitttttttt lagi tekanan.
- Kalau adonan sobek, segera tambal dengan adonan dari bagian lain yang tebal, sehingga korsvet tidak mencuat keluar
- Adonan puff yang sudah jadi bisa disimpan di freezer dan digunakan sewaktu waktu. Masukkan adonan kedalam plastik, beri taburan tepung terigu sehingga tidak lengket dan ikat rapat. Sebelum digunakan, keluarkan dari freezer dan biarkan dalam suhu ruang.
- 1 resep di atas bisa jadi 10 - 15 potong Chicken puff ukuran besar.
1 butir Bawang Bombay ukuran sedang
250 dada ayam fillet dipotong dadu kecil
½ kaleng doporten ditiriskan
½ kaleng jagung manis ditiriskan
1 bh wortel potong kecil dadu, rebus sampai empuk
11/2 sdt kaldu bubuk (atau sesuai selera)
1 sdt gula (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica
1/2 sdt pala bubuk
1 sdm margarine untuk menumis
3 sdm susu cair/air
1 sdm terigu
- Tumis bawang Bombay dengan margarine sampai harum
- Masukkan dada ayam fillet, tumis sampai berubah warna dan mengeluarkan kaldu
- Masukkan bahan dan bumbu lain. Cicipi dan koreksi rasanya.
- Terakhir masukkan terigu dan diaduk cepat sampai menggumpal, masukkan susu cair/air, aduk sampai mengental,rata dan kering
- Biarkan dingin. Isikan kedalam kulit puff.
Setelah matang, ambil photo yang banyak untuk kenang kenangan...siapa tahu males bikin lagi..hihih...just kidding, friends..


































































