Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts

Cara Mudah Mengupas Telur Rebus


Ada yang masih sering bermasalah kalau mengupas telur rebus? Aku dulu juga sering kesal kalau telur rebusku cecel cowel karena sulit dikupas. Tapi sejak coba dengan cara ini, ngupas telur berapapun nggak masalah..

 Ini aku bagi tipsnya ya...

Rebus telur dalam air dingin sampai semua telur tertutup air. Jadi kalau telurnya banyak, pakai panci yang besar. Beri garam. Rebus dengan api sedang sekitar 10 - 15 menit. Setelah itu, buang air panasnya, ganti dengan air dingin, ganti 2 - 3 kali sampai air benar benar dingin, juga sampai telur terendam semua. Biarkan beberapa saat. Remukkan kulit telur. Teruskan merendam 15 menit lagi. Kupas telur. Lebih ideal kalau dikupas di bawah air yang mengalir. Berlaku juga untuk telur puyuh.

Hasilnya, kulit telur dengan mudah bisa dikupas dan hasilnya mulus lus lus... :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rucuh Mangga


Musim mangga di Probolinggo, kampung halaman suamiku adalah saat yang sangat menyenangkan, karena kota ini terkenal dengan hasil mangganya.

Sepanjang jalan dari Ngopak  ke Probolinggo banyak sekali penjual beraneka macam mangga di pinggir jalan dengan harga yang cukup murah.

Mangga yang paling banyak dijual adalah mangga Manalagi dan Gadung (kalau di Jawa Tengah disebutnya Arum Manis). Kalau lagi musim, sekilo bisa dihargai hanya Rp 2,000 !
Namun tetap kita harus tahu bagaimana cara memilih mangga yang benar benar sudah tua.

Tapi kalau ke Probolinggo, aku hampir tidak pernah beli mangga, kecuali ada teman atau saudara yang nitip, karena di depan rumah keluarga suamiku ada 2 pohon mangga Manalagi besar, yang kalau lagi berbuah dengan baik dan benar, bisa sampai berlimpah limpah. Sayangnya musim mangga kali ini tidak terlalu bagus karena jatuhnya hujan.  

Beberapa waktu yang lalu, ketika aku ke sana, buahnya belum semuanya tua, kalau toh ada yang matang, sebagian besar rusak di dalamnya. Siang itu,daripada nganggur nunggu kakak iparku yang sedang arisan, aku iseng suruh si Yuk untuk mengambil beberapa butir mangga. Si Yuk rupanya kesenengan disuruh ambil mangga, walaupun sudah dapat banyak, dia masih terus aja nyari dan karena galahnya nggak pakai selongsong di atasnya, kadang mangga yang masih mudapun ikutan jatuh :)

Ketika kakak iparku pulang, dia bilang bahwa suaminya beliin mangga Gadung yang suluhan (masak di pohon) buat kami, khususnya aku, karena suamiku nggak suka mangga selain mangga Manalagi. Hihihi...jadi malu hati.... 

Tapi karena kakak iparku dan anak sulungnya juga suka mangga mengkal, seneng seneng aja melihat mangga hasil kerja si Yuk. Jadi mangga yang sudah tua tapi belum matang,kami makan begitu saja atau dengan cocolan bumbu garam, terasi  dan ulekan cabe rawit,sedangkan yang masih bener bener muda aku buat rucuh mangga kesukaanku.



Beberapa mangga yang ada di atas genting, bentuknya aneh, bagian bawahnya hampir persegi,tapi jadinya daging buahnya tebal banget.

Nah, soal rucuh mangga tadi, sebenarnya adalah manisan atau asinan mangga. Kenapa namanya jadi rucuh mangga? nggak tahu, temen temenku yang kasih nama... :D

Cara membuatnya gampang kok..

Mangga muda diiris tipis (aku pakai slicer supaya tebal tipisnya sama), lalu diremas remas dengan garam, cuci bersih, taruh di wadah,lalu beri gula pasir dan sedikit cuka supaya rasanya lebih menggigit. Kalau suka, beri potongan cabe rawit, aduk rata, simpan semalam di kulkas. Besoknya keluar airnya. Rasanya suegerrrr...makin lama makin enak karena cukanya makin meresap.







Ciri ciri mangga yang sudah tua adalah bagian bawahnya tidak lancip lagi tapi sudah membulat. Tempat bekas tangkai berlubang dan bintik bintik di kulitnya sudah besar dan jelas. Kalau mangga Manalagi, di bagian bawahnya ada sedikit garis hitam dan tentu saja yang sudah wangi. Khusus mangga Manalagi yang sudah tua, kalau di belah, di bagian dalam ada bintik bintik coklatnya. Makin matang, makin banyak bintik bintiknya....kadang orang yang tidak tahu malah mengira busuk :)

 


yang kecil mangga Manalagi, yang gede mangga Gadung (Arum manis)


**Jadi kangen rumah Mamie di Semarang yang pohon mangga Arum Manisnya juga lagi rajin berbuah sekarang... Kalau matang,walaupun masih keras, warnanya orange tua dan manisnya bukan main, sampai kalau lagi musim mangga pasti identik musim jerawat juga :D. Sayangnya nggak bisa dicangkok, mungkin karena pohonnya sudah terlalu tua**



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Memanfaatkan putih telur yang berlebih...



Sekedar tips buat yang sering kelebihan putih telur di rumah, biasanya kalau habis baking cake yang cuma perlu kuningnya.

Putih telur bisa di buat campuran masakan, selain dibuat cake tertentu yang hanya pakai putih telur saja di resepnya.

Kali ini sisa putih telur aku buat campuran sup. Caranya mudah saja, masukkan putih telur dalam plastik tahan panas, lalu kukus selama kurleb 30 menit (jangan terlalu lama, kalau kelamaan jadi keras).

Pada saat mengukus, ketika telur sudah hampir matang, seringkali plastiknya menggelembung, jadi tusuk saja ujung yang menggelembung itu dengan tusuk gigi bersih, supaya udara keluar dan plastik tidak pecah.



Setelah matang, iris putih telur setebal kurleb 1 cm, lalu cetak dengan cookie cutter dengan bentuk sesuai selera. Masukkan putih telur yang sudah dicetak ini ke dalam masakan yang kita buat. Bisa sup, soto, bakmoy, oseng oseng, dll.

Kelebihannya, selain bentuknya lucu dan rasanya yang enak adalah kuah tetap bening, karena nggak ada kuning telurnya, dan anak anak pasti suka - paling tidak anakku suka, karena dia sampai saat ini belum doyan makan kuning telur rebus :)



Semoga bermanfaat :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Snack Meeting Meita


Setelah sempat beberapa kali menolak orderan snack meeting dari teman teman kantor karena baking blueku yang cukup parah beberapa bulan terakhir, kemarin aku menerima pesanan Meita ini.

Pesanannya untuk 2  hari, hari pertama (kemarin) seharusnya soes vla dan Amris, sedangkan untuk hari kedua (hari ini) adalah puding tape ketan dan cup cake corned keju.

Untuk Amris, sama sekali tidak ada masalah. Aku sudah menyiapkannya hari Selasa malam lalu masuk chiller. Hari Rabu jam 3 pagi, aku mulai membuat kulit Soes. And you know whatttt ?? Kulit soesnya bantat dengan sempurna !



Seumur umur aku bikin kulit soes, nggak pernah ngalami kejadian seperti ini. Mau bikin ulang nggak punya stock telur...hiks... Sebenarnya masih ada sisa yang belum aku oven, tapi nggak cukup buat memenuhi orderannya Meita. Jadi sisa itu aku masukkan kedalam kulkas aja.

Mau nelpon Meita tentu saja tidak mungkin karena masih jam 4 pagi. Akhirnya aku putuskan sendiri untuk menukar Soes dengan puding tape ketan yang bahannya lengkap.

Sambil ngerjain puding, aku mulai menggoreng Amrisnya. Puji Tuhan semua selesai tepat waktu.Pagi sampai kantor aku langsung telpon Meita, untungnya Meita nggak masalah.






Seharian aku mikir terus....kenapa kulit Soesku bisa seperti itu. Sharing dengan temen temen BBMG Bakul Rumahan, diingetin sama temen temen, barangkali cairannya kebanyakan atau waktu panggangnya kurang. Hmmm....setelah aku ingat ingat, iya bener. Kedua duanya bener..hehehe..

Aku memang punya kebiasaan memilih telur ayam yang besar terutama untuk masak dan bikin Amris, supaya bisa dipotong dengan bagus. Nah, kebiasaan itu kebawa waktu bikin Soes kemarin. Trus pas ngoven, suhunya sudah bener 200 derajat Celcius. Dioven 35 menit sudah tidak ada busanya sama sekali apalagi aku intip dari kaca oven, warnanya sudah keemasan. Aku pikir sudah siap angkat,...ehhh...nggak taunya.......... :D

Tapi nggak papa, walaupun sudah hapal teorinya, tapi kalau belum pernah ngalami sendiri kegagalan yang sering dikeluhkan teman teman kan kurang afdol...**excuse macam apa pula ini..hihih**. Selain itu, ternyata temen temenku pada suka soes bantat ini. Waktu aku bawa ke kantor habis juga.

Trus tadi pagi aku bikin soes lagi, kali ini beli telurnya yang ukuran normal aja. Waktu ngoven juga aku perhatikan benar benar. Dan hasilnya pun mekar...motif spuitnya kelihatan. Isinya vla, atasnya aku kasih DCC dan taburan gula donat.



Setelah selesai dengan soes ini, sisa bahan soes kemarin aku coba panggang...ternyata tetep jelek..heheh...yo wis, buat takjilnya mbak Yanti aja ntar sore.

Pasangan soes ini adalah cup cake corned keju.



Setelah cupcake matang dan dingin, aku olesi mayonese dan taburi keju parut.


Dah kelar..tinggal bikin tagihannya..hihih....

Makasih yo, Meit...


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KBB # 18 : Cinnamon Macarons


Bergabung dengan KBB (Kelompok Berani Baking) benar benar pengalaman yang luar biasa buat aku. Di sini aku tidak hanya berani mengerjakan resep yang (biasanya) unik, tapi  sekaligus juga mendapat banyak ilmu dan pengalaman yang di share oleh sesama member yang sudah mencoba mengerjakan tugasnya lebih dulu. Dari kegagalan dan keberahasilan itulah aku belajar.



Seperti tantangan kali ini, yaitu membuat French Macarons. Beda French Macarons dengan Macarons biasa adalah kandungan kacang kacangan yang digiling halus dan dimasukkan di dalam adonannya. Nah, menurut Wikipedia, Macarons itu sendiri adalah

"A macaron is a sweet confectionery. Its name is derived from an Italian word "maccarone" or "maccherone". This word is itself derived from ammaccare, meaning crush or beat, used here in reference to the almond paste which is the principal ingredient.[1] It is meringue-based: made from a mixture of egg whites, almond flour, and both granulated and confectionery sugar.


The confectionery is characterized by its smooth, domed top, ruffled circumference, and flat base. Connoisseurs prize a delicate, egg shell-like crust that yields to a moist and airy interior. The French macaron differs from macaroons in that it is filled with cream or butter like a sandwich cookie, and can be found in a wider variety of flavors that range from the traditional (raspberry, chocolate) to the exotic (truffle, matcha tea)


Pada saat mengirimkan surat tjintah, Ezi & Swi, host kali ini, juga menyertakan resep pink Macarons sebagai berikut :

Pink Macarons

Sumber: Cupcakes, Cheesecakes, Cookies. The Australian Women Weekly.

3 putih telur
2 sdM gula caster
pewarna pink
200g icing sugar
120g almond meal
2 sdM icing sugar, ekstra

Siapkan loyang, olesi mentega tipis-tipis; alasi dengan baking paper. Kocok putih telur hingga soft peak, tambahkan gula dan pewarna, terus kocok hingga gula larut. Pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang lebih besar. Masukkan icing sugar dan almond meal, dalam dua bagian. Sendokkan adonan ini ke dalam piping bag dengan spuit 1.5cm polos. Semprotkan ke atas loyang 36 x 4cm bulatan, dengan jarak 2cm. Ketuk-ketukkan loyang di atas meja kerja supaya macarons merata. Taburkan dengan icing sugar, biarkan selama 15 menit.

Panaskan oven dengan suhu 150C/130C fan-forced. Panggang macarons sekitar 20 menit. Biarkan 5 menit, lalu pindahkan ke rak pendingin.

Rekatkan dua keping macarons dengan ganache. Taburkan sedikit icing sugar, jika dikehendaki.


White Chocolate Ganache

100g white eating chocolate, potong-potong kasar
2 sdM thickened cream/heavy cream (krim kental)

Masukkan dan aduk white chocolate dengan krim kental dalam panci di atas api kecil hingga halus. Pindahkan ke mangkuk yang lebih kecil. Tutup, dinginkan di kulkas hingga adonan dapat dioles.

Berdasarkan resep tersebut aku mencoba membuat tugasku, tapi dengan sedikit modifikasi yaitu tidak menggunakan pewarna dan menambahkan sedikit cinnamon ground supaya bau putih telurnya tidak dominan, sehingga resepku adalah sebagai berikut :
 
 

Cinnamon Macarons :

3 putih telur (aku bulatkan 100 gr) - sebaiknya pakai putih telur yang sudah menginap di luar kulkas selama (minimal) 1 hari
2 sdm castor sugar
200 gr icing sugar
1/3 sdt ground cinnamon
100 gr ground almond (aku beli almond bubuk siap pakai)



2 loyang cookies yang disemir margarine lalu di alasi baking paper (harusnya pakai parchment paper supaya tidak lengket tapi aku nggak punya)
1 piping bag
1 spuit dengan ujung bulat polos (punyaku diameter 1cm)

Cara membuat :
 
Buat almond bubuk menjadi butiran halus dengan cara memblendernya bersama icing sugar dan ground cinnamon 
 
 
Saring, kalau perlu sampai beberapa kali diblender dan disaring supaya benar benar halus butirannya. Buang sisa yang sudah tidak bisa halus lagi. Karena butiran yang kasar akan membuat permukaan Macaron tidak mulus.
 
 
 
 
Kocok putih telur sampai soft peak (tidak terlalu kaku)
 
 
 
Masukkan campuran almond, icing sugar dan ground cinnamon, aduk rata. Dari sharing teman teman, pengadukan sebaiknya tidak lebih dari 50kali.
 
Masukkan kedalam piping bag yang telah disiapkan. Semprotkan ke atas loyang. Kemarin aku buat, diameter kurleb 3cm. Sisihkan dan biarkan sampai permukaan macaron kering (kalau dipegang tidak menempel di tangan). Kemarin aku biarkan selama 5 - 6 jam.
 
 
Panggang dalam oven dengan panas 150 derajat celcius selama 15 - 20 menit.
 
 
 
Keluarkan dari oven, biarkan sebentar di atas loyang lalu pindahkan ke atas rak. Macarons dibilang berhasil bila yang mempunyai 'kaki', yaitu rongga di bagian bawah. Karena pada saat di oven, adonan akan terangkat 'mumbul' ke atas sedangkan bagian bawah menempel di dasar sehingga terciptalah kaki kaki ini.
 
 
 
Sementara menunggu dingin, siapkan Ganachenya. Aku membuat ganache dari DCC (dark cooking chocolate) dan kebetulan di kulkas masih ada stock, jadi pakai itu saja. Pada saat melepaskan macarons dari baking paper kemarin agak lengket jadi mengikuti tips dari teman teman, aku oleskan sedikit air dibagian belakang macarons (yang nempel di kertas) dan macarons pun bisa dilepas dengan mudah.  Lalu rekatkan dua keping macarons dengan ganache dan sajikan. 
 
 


Aku lebih suka menikmati macarons ini dalam keadaan dingin, karena rasa manisnya (menurutku) agak berkurang, jadi aku simpan macarons yang sudah jadi di dalam kulkas :). Cinnamon Macarons ini rasanya enak, karena ada bubuk almond dan wangi cinnamon. Kalau digigit, kulit luar terasa 'kres' dan dalamnya chewy.


 
Dan ini tanda lulusnya...:)

 


Terimakasih hosts KBB # 18, Ezi dan Swi, dan tentu saja mbak Arfi dan teman teman member KBB yang telah sharing pengalamannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lobak Putih ( (Raphanus sativus L) yang banyak manfaatnya



Suka makan lobak? Kalau nggak suka, mulai sekarang sukailah... Karena ternyata lobak yang berasal mula dari Cina ini banyak sekali manfaatnya. Antara lain menurunkan hypertensi, menyembuhkan demam, sakit ginjal, obat batuk, mengurangi resiko kanker,  dan obat lapar..hehehe..yang terakhir aku ngasal...

Lobak bisa dibuat acar, caranya lihat di sini. Bisa juga dimasak kuah dengan iga atau ayam. Kalau untuk obat bisa dibuat jus macam macam (kalau yang ini browse aja, banyak kok resep juice lobak).

Kalau untuk menyembuhkan hypertensi, jangan terlalu sering juga makannya, cukup 1 kali 1 minggu.

Kalau mau dimasak tapi nggak suka baunya, rebus lobak yang sudah dipotong potong dengan air mendidih, biarkan sampai setengah empuk, buang airnya, baru dipakai untuk masak....tapi dengan begitu khasiatnya agak berkurang. Kapan kapan aku posting resep lobak ya...

Udah ya...dah banyak postingan hari ini...mau kerja dulu ah, dari pagi blogging terus nih... :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Step by step membuat Tiramisu dalam tabung mika


Waktu buat pesanan Tiramisunya ICR minggu lalu, aku punya cukup waktu untuk memotret step by step cara pembuatannya. Dan aku ingin share di sini, semoga berguna buat teman teman yang ingin mencoba.

Cara membuatnya tidak susah kok...yuk mulai...

Pertama, yang kita perlukan adalah plastik mika yang cukup tebal (beli jadi juga banyak) yang diujungnya diberi double tape. Buat tabung sesuai selera dan tangkupkan double tapenya. Tambah tapenya di bagian luar kalau perlu.


Buat campuran kopinya....buatnya harus cukup banyak ya. Dinginkan...



Creamnya...masukkan dalam piping bag, simpan di kulkas sementara menunggu persiapan yang lain



Potong cake secara mendatar. Lalu potong lagi seukuran tabung mika. Bisa dengan cara langsung memotong dengan plastik mika yang sudah jadi dan juga pakai cutter tapi asal bisa benar benar pas dengan ukuran tabungnya ya. Sangat aku sarankan memotong cakenya dalam keadaan tertumpuk, tidak perlembar, jadi sudah jelas pasangannya... Sisihkan sisa sisa cake yang tidak terpakai. Sisa sisa ini nanti juga bisa dipakai lagi kalau perlu.




Alasi masing masing tabung dengan kertas karton khusus. Basahi dengan cairan kopi sesuai selera. Kalau aku suka banyak cairannya...jadi cakenya basah sah...



Semprotkan cream, pakai spuit kalau mau rapi...tutup lagi dengan selembar cake sambil agak ditekan tekan, basahi lagi, kasih cream dan terakhir tutup lagi dengan lembaran cake. Semua bagian cake dibasahi dulu ya.



Lalu spuit cream di atas cake. Hias sesuai selera. Kalau mau menaburkan coklat bubuk, gunakan ayakan atau saringan teh, supaya rapi.



Bersihkan alasnya. Beri buah atau coklat. Sajikan dingin....



Simple kan?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Video cara membuat choco curl...alias coklat kruwel kruwel

Buat yang masih penasaran cara membuat choco curl, alias coklat mlungker mlungker yang seperti kuncup bunga, ini aku upload video cara membuatnya.

Video ini aku rekam pada saat ikut kursus cake international yang diadakan oleh NCC di Arvian Surabaya beberapa waktu yang lalu. Tangan cantik yang memeragakannya adalah tangan ibu Guru Riana.

Perhatikan cara menyerutnya ya. Gerakannya tidak terlalu ngotot tapi juga tidak terlalu lemas. Coklat blok yang dipakai harus memiliki suhu yang pas, tidak terlalu lunak (karena hasilnya akan tebal) atau terlalu keras (karena hasilnya akan pecah pecah). Kalau coklatnya sudah terlalu lunak, simpan sebentar di ruang ber AC. Setelah si kruwel jadi, bisa disimpan di kulkas untuk dipakai sewaktu waktu. Alat yang dipakai, dalam video ini Riana memakai alat yang benar, tapi kalau kita tidak punya bisa pakai alat pembuat cocktail yang dari plastik.




Untuk upload video ini aku sudah mendapat ijin dari bu Fatmah selaku pengajar ya...

Semoga bermanfaat buat teman teman semua.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Macaroni Schotel Istimewa



Pesanan Ulik bareng sama pudding strawberry untuk acara Project Closing di departmentnya kemarin sore.

Setelah berkali kali uji coba resep macaroni schotel, akhirnya ketemu juga formula yang benar benar meet all of our requirements.


schotel loyang persegi besar untuk 15 - 20 orang


Tipsnya, kalau mau bikin macaroni yang enak, susu, telur, daging olahan dan kejunya memang harus 'berani' dan pilih brand yang paling enak. Macaroninya jangan pakai yang mudah hancur (aku pakai La Fonte). Dimasukkan kedalam air mendidih yang banyak dan sudah dibubuhi garam. Setelah lunak, tiriskan,beri beberapa sendok minyak sayur, aduk sampai rata, lalu siram dengan air dingin.


schotel loyang bulat medium untuk 5 - 7 orang



Memanggangnya pakai au bain marie supaya bawahnya nggak gosong. Dan taburkan keju setelah permukaan macaroni yang dioven kering, tutup dengan alminium foil lalu oven lagi sebentar saja. Hasilnya macaroni tidak kering dan kejunya masih berasa lembab.

Ulik puas banget dengan pilihannya ini, sementara Rini, yang juga ikut mencicipi, expecting meeting in the nearest future dan berancang ancang memesan schotel juga....hehe.......makasih, Gals...love you much, deh..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The leftover panekuk





Semalam bikin Amris dan fruit pie pesanan teman kantor. Pesannya nanggung. Untuk Amrisnya (pakai resep bu Fatmah Bahalwan), 1 resep kurang, 2 resep kebanyakan. Mau 1½ resep repot membagi jumlah telurnya. Tiba tiba ingat, suamiku sudah lama minta dibuatkan panekuk coklat kegemarannya. Selama ini aku  janji mau membuatkan, tapi seringnya lupa. Jadi dia selalu beli di supermarket langganan kami, namun kurang puas karena vlanya hanya sedikit dan kulitnya tipis banget.





Akhirnya aku buat 2 resep kulit Amris, tapi tidak aku beri garam dulu. Setelah didiamkan 1 jam, aku ambil sebagian, aku beri gula halus dan coklat pasta. Sisanya aku beri garam. Aduk rata. Untuk menghindari bau wangi di Amris, aku dadar yang gurih dulu, setelah itu baru yang manis. Amris langsung diisi, panir, simpan di kulkas, karena perlunya baru nanti siang. Sedangkan dadar yang untuk panekuk aku simpan dalam wadah tertutup, tidak perlu masuk kulkas, karena pagi akan diisi.





Tadi pagi waktu bikin vla untuk fruit pie, aku buat lebih. Lalu aku semprotkan ke fruit pie. Sisanya aku beri coklat pasta lalu aku isikan ke kulit panekuk banyak banyak. Hasilnya ? Enaaaakkk… Suami langsung senyum senyum bahagia waktu aku hidangkan panekuk untuk sarapannya. Jadi tadi pagi serumah sarapan panekuk coklat, sebagian dikirimkan ke guru les Cinta biar tambah semangat dan nggak ngantuk waktu mengajar :)


 
 
Inti dari cerita adalah, kalau pengen bikin panekuk, nggak usah repot repot cari resep, pakai saja resep Amris tapi garamnya diganti gula halus dan beri pasta apa saja yang kita inginkan. Kulitnya lentur, lembut dan rasanya enak.

** maap kalau photonya kebanyakan ya...habis seneng lihat komposisi warnanya..hihih...narsis ya...**

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Chicken puff a la Keluarga Cinta




Minggu lalu salah satu loyal customerku di kantor protes, kok snack buatanku nggak ada yang baru. Untuk mengantisipasi supaya beliau tidak bosan dan berpaling ke tempat lain, weekend kemarin aku coba bikin variant snack baru (maksudnya baru itu = di luar daftar snack yang biasa aku bikin untuk dijual :D) dan hari ini aku bagikan sebagian ke teman teman sebagai tester. Supaya mudah diingat, aku beri nama chicken puff a la Keluarga Cinta saja.


Membuat puff pastry sebenarnya tidak sulit, at least tidak seribet Danish pastry, selain itu bahan bahannya mudah didapat di pasaran. Yang diperlukan hanya "ketabahan" untuk menjalani proses giling simpan saja. Tidak seperti membuat dough untuk roti yang setelah diadon sampai khalis didiamkan sampai mekar lalu ditimbang dan di oven, adonan puff pastry perlu digilas sampai 3 kali. Dan setiap kali habis digilas harus diistirahatkan di dalam kulkas selama 15 menit supaya korsvet tidak meleleh..


Namun hasil yang didapatkan, worth it.

Yuk coba yuk…




Bahan :

500 gr terigu protein tinggi (aku pakai Cakra), ayak
50 gr margarine/mentega suhu ruang
2  sdm gula pasir
¾ sdm garam
250cc air dingin
250 gr korsvet suhu ruang (tapi jangan yang terlalu lunak/meleleh ya..)


Cara membuat :

Aduk terigu,margarine/mentega, garam, gula, buat lubang di tengahnya, masukkan air sedikit demi sedikit, uleni sampai ½ khalis.




Bulatkan, simpan di kulkas selama 30 menit.

Taburi meja kerja dan rolling pin dengan terigu.


Gilas adonan melebar (+/- 2 cm tebalnya)





Letakkan korsvet di tengah tengah. Bungkus rapi. Pastikan tidak ada korsvet yang keluar dari dough selama proses penggilingan. Dan korsvet tidak dalam keadaan beku karena akan menyobek dough.





Nah…ketabahan anda akan diuji mulai dari rangkaian proses di bawah ini… :D






Gilas adonan yang sudah berisi korsvet dari tengah ke arah atas dan bawah sampai mendapatkan bentuk oval memanjang..



bagian bawah dan atas yang seperti inilah yang disebut bagian terbuka


Lipat 3 (ujung atas dan bawah dilipat ketengah). Gilas lagi dengan arah yang sama. Selalu menggilas adonan dari arah bagian yang terbuka. Lakukan gilas lipat sebanyak 3 kali. Bungkus dengan serbet bersih, masukkan kulkas selama 15 menit.


Setelah 15 menit, ulangi proses penggilingan 1x. Kemudian setelah dilipat 3 memanjang, lipat lagi menjadi 2 dari sisi yang tidak terbuka (disebut lipatan ganda). Gilas lagi sampai tipis memanjang. Lipat 3 (atas bawah ketengah). Simpan lagi di kulkas selama 15 menit.



lipatan ganda


Proses ketiga, gilas lipat sampai 3 kali lagi. Simpan kulkas 15 menit lagi.



Keluarkan adonan dari kulkas, gilas kesemua arah secara melebar menjadi setebal +/- 75mm dan potong sesuai keperluan. Pergunakan cutter/pisau yang tajam dan cara memotong yang langsung putus, jangan di'seret'.  Adonan siap digunakan



Isi dengan adonan isi yang telah dipersiapkan sebelumnya sehingga adonan sudah dingin pada saat akan dimasukkan. Adonan isi harus kering ya.


Bentuk sesuai selera, rekatkan bagian yang ingin direkatkan dengan diolesi air matang. Beri motif di atas permukaan puff bila suka. Tapi hanya tipis tipis saja ya, jangan sampai kulitnya sobek.




Olesi kocokan kuning telur. Pastikan olesan telur tidak mengenai pinggir2 puff karena nanti puffnya tidak akan mengembang



Letakkan di atas loyang atau kertas roti yang telah diolesi sedikit air (bukan margarine ya)

Masukkan kedalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200cc selama 20 menit.




Untuk puff dengan isian manis, setelah matang langsung olesi dengan apricot glaze yang telah dicairkan.



ini puff untuk Cinta, dibuat kecil kecil tanpa isi , hanya dioles appricot glaze saja setelah matang


Notes :

  • beli korsvet yang berkualitas bagus sehingga hasilnya tidak 'ngendal' a.k.a meninggalkan  bekas tidak enak di langit langit mulut.
  • pada saat menggilas, jangan terlalu keras menekan adonan. Kira kira tenanannya seperti kalau kita sedang nge-gas motor plus + sedikitttttttt lagi tekanan.
  • Kalau adonan sobek, segera tambal dengan adonan dari bagian lain yang tebal, sehingga korsvet tidak mencuat keluar
  • Adonan puff yang sudah jadi bisa disimpan di freezer dan digunakan sewaktu waktu. Masukkan adonan kedalam plastik, beri taburan tepung terigu sehingga tidak lengket dan ikat rapat. Sebelum digunakan, keluarkan dari freezer dan biarkan dalam suhu ruang.
  • 1 resep di atas bisa jadi 10 - 15 potong Chicken puff ukuran besar.


Isi chicken puff a la Keluarga Cinta


Bahan :

1 butir Bawang Bombay ukuran sedang
250 dada ayam fillet dipotong dadu kecil
½ kaleng doporten ditiriskan
½ kaleng jagung manis ditiriskan
1 bh wortel potong kecil dadu, rebus sampai empuk
11/2 sdt kaldu bubuk (atau sesuai selera)
1 sdt gula (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica
1/2 sdt pala bubuk
1 sdm margarine untuk menumis
3 sdm susu cair/air
1 sdm terigu


Cara membuat :

  1. Tumis bawang Bombay dengan margarine sampai harum
  2. Masukkan dada ayam fillet, tumis sampai berubah warna dan mengeluarkan kaldu
  3. Masukkan bahan dan bumbu lain. Cicipi dan koreksi rasanya.
  4. Terakhir masukkan terigu dan diaduk cepat sampai menggumpal, masukkan susu cair/air, aduk sampai mengental,rata dan kering
  5. Biarkan dingin. Isikan kedalam kulit puff.




Setelah matang, ambil photo yang banyak untuk kenang kenangan...siapa tahu males bikin lagi..hihih...just kidding, friends..



Sajikan hangat dengan saus sambal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS