Asem Asem Ikan Mujahir dan Bandeng a la Keluarga Cinta
Hari Sabtu kemarin, rencananya kami sekeluarga mau makan keluar celebrating ultahku, tapi dari siang hujan turun deras sekali sampai malam, jadi males keluar,pengennya di rumah aja :)
Karena nggak rencana masak, jadi dari pagi nggak belanja. Untungnya di freezer ada ikan Mujahir yang gendut gendut dan Bandeng yang sudah bersih. Beberapa hari yang lalu memang aku nitip ikan ke Ningyum, teman sekantor yang kalau pagi di dekat perumahannya banyak orang jualan sea food yang segar segar, soalnya deket sama tambak, tapi karena lagi nggak mood masak, aku simpan saja di freezer. Ada juga wortel sisa sup Cinta,timun sisa bikin lalapan kapan hari, empon empon ( seplastik bahan masak seperti kencur, kunir, lengkuas, daun salam, daun jeruk, daun sereh dll dalam porsi kecil) dan belimbing wuluh (belimbing sayur) dapat dari mbak Yanti. Cukup sudah untuk bikin satu masakan :)
Ini menu yang resepnya agak agak ngasal, tapi hasil akhirnya enak banget, seger dan favorite suamiku....apalagi kalau pakai ikan yang durinya nggak terlalu banyak :)
Resepnya sebagai berikut :
9 bawang merah
6 bawang putih
sepotong kunir (kira kira seruas jari telunjuk)
sepotong lengkuas (kira kira seruas jempol)
4 butir kemiri goreng
1 daun sereh memarkan
3 lembar daun salam
1 tangkai daun temurui/salam koja
1 1/2 sdm garam
1 sdt gula pasir
1 sdt vetsin
1 kg ikan Mujahir, potong sesuai selera ***
1 kg ikan Bandeng, potong sesuai selera ***
1 wortel, kupas, potong panjang panjang
1 timun, kupas, potong panjang panjang
5 belimbing sayur/belimbing wuluh, potong potong
1 tomat besar, potong potong
cabe rawit sesuai selera
1 jeruk nipis
Minyak goreng untuk menumis
Air secukupnya *
Cara memasak
Kucuri ikan dengan air jeruk nipis
Goreng sebentar asal ikan kaku
Haluskan semua bumbu kecuali cabe rawit dan daun daunan
Tumis bumbu halus, masukkan daun daunan, tumis sampai matang **
Tambahkan air, masak sampai mendidih
Masukkan garam, gula, vetsin, ikan, belimbing wuluh, cabe rawit
Masak sampai bumbu meresap dengan api kecil saja dan rasanya enak, kalau kurang asin/manis, tambahin aja
Masukkan berturut turut, wortel, timun, tomat dan daun temurui
Sajikan panas...
Notes :
* aku suka kuahnya banyak dan ikannya dimasak lamaaaa, sampai benar benar gurih kedalam dagingnya, air yang aku pakai waktu memasak juga banyak.
** tanda bahwa bumbu yang ditumis sudah matang adalah, minyak yang dipakai kembali jernih, bumbunya jadi agak menggumpal dan harum
*** ikan boleh pakai ikan apa saja kok, nggak harus Mujahir dan Bandeng, ikan Kembung juga enak :)
Dadar Teri Nasi...
Di Semarang ada makanan yang terbuat dari teri nasi yang dikepel bulat dengan diameter sekitar 3cm, trus ntar dibalur dengan kocokan telur dan digoreng dan disebut Benyik (atau at least keluargaku mengenalnya dengan nama ini). Mamie dan tanteku dulu suka masak ini. Biasanya beliau beli Benyik yang sudah jadi di pasar, ntar di rumah tinggal goreng dengan telur.Dan aku benci sekali kalau di rumah lagi masak benyik ini. Karena, biarpun rasanya gurih, tapi kalau habis makan itu, tenggorokanku pasti gatal..
Karena pengalaman makan Benyik penggatal ini, aku juga jadi benci pada segala masakan yang mengandung teri nasi. Kalau ada nasi goreng dicampur teri, biarpun semua orang bilang enak, aku nggak akan mau mencicipi. Masih terbayang gatalnya..
Sampai waktu aku menikah dengan si Anak Pantai :). Rupanya dia penggemar segala macam ikan termasuk olahannya. Teri, terutama teri nasi termasuk salah satu favoritnya. Kalau lihat teri segar pasti minta dimasakin, kadang minta dipepes. Waktu masih punya maid yang pinter masak, urusan teri aku serahkan kepada mereka. Mau dipepes, dicampur daun pepaya, dan lain lain mereka bisa. Nah, setelah sekarang maidnya cuma bisa beberes rumah, terpaksa aku sendiri yang ngolah binatang yang, walaupun sudah jadi almarhum masih suka melotot galak ini.
Tanya tanya ke Mamie, Mamie bilang di goreng pakai telur aja. Walah...jadi benyik, lak'an? Gak doyan !!!
Tapi kata my best-chef-ever ini, teri dadar beda dengan benyik, benyik nggak pakai teri nasi segar...dan inilah resepnya :
Bahan :
150gr Teri nasi cuci bersih lalu tiriskan
3 butir Bawang putih
1/2 sdt garam
1/2 sdt penyedap rasa
2 butir telur ayam
Cara membuat :
Haluskan bawang putih, garam dan penyedap rasa
Campurkan pada teri nasi, aduk rata
Kukus selama 10 menit
Buang airnya, ambil terinya saja
Kocok lepas telur, masukkan teri
Dadar sesendok demi sesendok sampai matang
Setelah matang, aku cobain...lho....ternyata nggak gatal ! Asli, wuenak...dan bikin nasi di rumah cepet habis... Nggak ngerti si Benyik itu mengandung apa kok bikin tenggorokanku tersiksa....mungkin waktu nyuci terinya nggak bersih ya.... Entahlah, yang penting, kalau kapan kapan aku ke Semarang, aku mau belikan Benyik buat suamiku dan pengen tahu reaksinya :)
Oseng oseng kerang a la Keluarga Cinta
Di rumahku, kerang, biasa dibuat Thom Yam Soup, direbus dan dimakan dengan sambal kecap atau di buat oseng oseng. Kalau direbus harus pakai kerang yang masih berkulit sedangkan untuk Thom Yam dan Oseng, aku biasa beli yang sudah siap pakai dari SPM. Ini aku bagi resepnya buat yang mau nyoba Oseng oseng Kerang ya :
Bahan :
300 gr kerang darah yang sudah dikupas, cuci bersih
5 bawang merah
5 bawang putih
2 cabe merah besar
2 lembar daun salam buang tulang daunnya
1/2 ruas lengkuas, memarkan
1 tomat ukuran besar potong potong
Cabe rawit sesuai selera
5 sdm kecap manis (boleh kurang boleh lebih, tergantung selera masing masing)
1 sdt garam (atau sesuai selera)
1/2 sdt vetsin
Petai sesuai selera
Cara membuat :
Haluskan bawang merah, bawang putih dan cabe besar
Tumis bumbu halus, lengkuas dan daun salam sampai harum
Masukkan kerang, tumis sampai mengeluarkan air
Masukkan kecap manis, garam, vetsin
Beri air agak banyak, masak sampai kerang empuk
Setelah kuah tinggal sedikit, masukkan tomat, cabe rawit
Dioseng oseng sampai cabe dan tomat layu.
Masukkan petai sesaat sebelum diangkat.
Kalau masih sisa, hangatkan dengan dikukus, lalu oseng sebentar lagi di wajan.
Nila bakar bumbu kecap
Suamiku suka sekali makan seafood. Cumi, udang,kerang,rajungan (sodara sepupunya kepiting tuh...) tebalan dan ikan semua dia suka. Dan dia sering protes karena aku jarang masak seafood. Bukannya aku nggak suka, tapi tukang sayur yang lewat depan rumah jarang banget bawa seafood yang bagus. Kalau mau seafood musti ke pasar tradisional yang kalau kesiangan dikit juga sudah tinggal yang jelek jelek. Kalau pagi pagi mau ke pasar...hmmm...agak agak males... :)
Waktu belanja di Bilka kapan hari, aku lihat panggangan ikan besar dari kawat tebal. Sudah lapar mata nih, mau beli, secara yang di rumah kecil dan sudah agak out of order...eh, inget di rumah punya wajan Happy Call yang sejak punya sampai sekarang baru kepakai 2 kali saja..
Pulang dari Bilka aku mampir Superindo,critanya mau kasih surprise suamiku, masakin ikan bakar. Di Superindo, suamiku nggak ikutan turun, dia paling pusing kalo ikut aku belanja di supermarket, soalnya musti muter dari ujung ke ujung semua dilewati sambil sebentar sebentar berhenti, mikir perlu nggak beli ini itu :D.
Karena sudah punya rencana, aku langsung menuju ke bagian daging dan ikan segar. Pilihanku jatuh pada Nila hidup dalan aquarium yang gendut gendut. Di Superindo, ikan yang dijual dalam keadaan hidup hanya belut, Gurami dan Nila. Aku kurang suka Gurami karena rasanya tasteless, sedangkan Nila lebih manis. Kalau beli di sana, sebenarnya bisa dimasakin sekalian, boleh pilih digoreng atau dibakar,semuanya free. Tapi aku prefer masak sendiri di rumah. Jadi Nilaku hanya dibersihkan saja. Sampai rumah,aku bumbui sendiri, marinated sebentar trus bakar untuk makan malam. Sambalnya aku buat sambal kecap saja, soalnya males ngulek cabe :D. Selama aku siap siap, Suamiku dan Cinta main di kamar. Waktu bau harum ikan bakar sudah keluar, baru mereka berdua keluar dannnn....yesss...surpriseku berhasil. Suami seneng banget dan maem sampai banyaaakk... Kalau Cinta, cuma nyolek nyolek bumbunya aja, trus sambil melangkah masuk kamar lagi bilang ' Niek nggak suka, nggak enak' :(
Ikan bakarku, bumbunya nggak aneh aneh...ini resepnya kalau mau coba ya :
Bahan :
2 ekor Nila (atau ikan lain)
5 bawang putih
1 sdt ketumbar (bubuk)
1 sdt kunir (bubuk)
2 sdt garam
Bahan olesan (aduk rata):
4 sdm kecap manis
2 sdm margarine
1 sdm madu
Cara membuat :
Kerat kerat badan ikan yang sudah dibersihkan. Aku sengaja mengeratnya dalam dalam sampai ke tulang ikan supaya bumbu bisa meresap dengan baik
Haluskan bawang putih, ketumbar,kunir dan garam. Beri sedikit air
Balurkan bumbu halus ke badan ikan
Simpan dalam kulkas sampai waktu masak (aku kurang lebih 3 jam)
Cara membakarnya,masukkan ikan kedalam wajan tanpa diolesi apapun, tutup, tunggu sampai setengah matang. Pakai api kecil saja supaya matang sempurna dan tidak gosong. Terlihat dari dagingnya yang mulai putih.
Kemudian oleskan bumbu pengolesnya,balik berkali kali sampai akhirnya ikan matang.
Sambal kecapnya terbuat dari campuran kecap manis, bawang merah, tomat dan cabe rawit. Rajang kasar semua trus dicampurin......wuenaaakkk... :)
Enaknya pakai Happy Call : ikan matang rata dan cantik...nggak enaknya, nyucinya berat..hihih...
Notes : kalau pakai Happy Call, setelah ikan pertama matang, bersihkan dulu wajannya. Karena sisa bahan olesan yang tertinggal akan membuat ikan yang dipanggang berikutnya gosong..
Udang masak saos tiram
* tidak perlu ditambah air, karena udang akan mengeluarkan air (kaldu)...
Sarden Masak Pedas
- tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum
- tambahkan cabe rawit potongan tumis sampai cabe layu
- masukkan sarden
- tambahkan kecap manis, garam, vetsin dan air
- masak sampai mendidih dan mengental
- masukkan daun kemangi dan cabe rawit utuh sebelum diangkat.
- sajikan dengan nasi putih hangat....hmmm....yummy....
Bawal Masak Kecap
Aku memakai cabe merah besar yang dibuang biji dan cabe rawit utuh karena Cinta mau masakannya agak agak pedas (versi lidah mungilnya), tapi kalau untuk orang dewasa, tambahkan saja cabenya sesuai selera.
Kalau sisa, panaskan dengan cara dikukus supaya ikan tidak kering.
Udang ca Pete a la Keluarga Cinta
1 kg Udang (boleh besar boleh kecil, campur juga nggak papa) - cuci bersih
1 bawang Bombay besar iris tipis
4 bawang putih cincang
4 sdm kecap manis
2 sdm Ang Ciu
1 ½ sdt garam
½ sdt vetsin
½ sdt merica
Daun brambang
Pete
Cabe sesuai selera atau sambal terasi kalau punya
1 Tomat besar, potong potong
Margarine & minyak goreng
Cara Membuat :
Panaskan minyak goreng dan margarine, , masukkan udang sekaligus, aduk aduk sampai berubah warna dan keluar kaldunya
Tambahkan bawang Bombay dan bawang putih, masak sampai harum
Tambahkan semua bumbu, tomat dan cabe biarkan sampai meresap sambil diaduk aduk
Setelah rasanya enak, masukkan petai kupas, didihkan sekali lagi….sajikan
Tebalan (Lingula unguis) - kerang purba yang lezat
Sayang waktu kemarin kami ke Probolinggo, iparku sudah memasak Tebalan yang dibelinya, jadi aku nggak bisa potretin bentuk mentahnya dari dekat.
Di Surabaya katanya Tebalan bisa ditemukan di daerah pantai Kenjeran, tapi musiman juga nggak selalu ada. Mereka hidup di daerah yang banyak Mangrovenya. Di Probolinggo, kebetulan tukang sayur langganan Iparku sering bawa, tapi tidak dalam jumlah banyak. Kalau mau harus langsung pergi ke pelabuhan di sore hari waktu para nelayan pulang dari laut.
Tebalan, menurutku paling cocok di masak bumbu Bali seperti ini. Rasanya manis dan pedas.
Masih menurut suamiku, waktu dia masih kecil mudah sekali membeli Tebalan dan oleh ibu mertuaku sering dimasak dengan cara direbus dan diberi garam, kunci dan bawang merah tapi ekornya digoreng kering...dan masih katanya lagi, rasanya luar biasa enaknya. Hmm.....gak ngerti bener apa enggak, soalnya aku cuma tahu rasa Tebalan bumbu Bali dan asli memang rasanya enak banget :)
Buat teman teman dari Surabaya yang pernah tahu orang jual Tebalan, tolong kasih tau ya...supaya kalau suamiku lagi 'ngidam' Tebalan nggak perlu harus pulang kampung dulu....
Mangut Iwak Pe
Waktu HMFF perdana NCC Surabaya kemarin, aku bawa potluck ini. Waktu daftar sih rencananya bawa salad sayur, tapi H-2 sampai H-1 nggak nemu lettuce, jadi ganti deh..
Orang Jawa Tengah menyebutnya Mangut, orang Jawa Timur bilang Kotokan.
Buat yang mau nyobain, ini aku share resepnya. Waktu kemarin karena aku buat untuk orang banyak, jadi bahannya pakai 1 kg ikan, kalau untuk konsumsi keluarga sendiri silakan dibagi untuk komposisi bahannya :
Bahan :
1 kg ikan pe asap atau ikan tengiri asap, cuci bersih, potong sesuai selera
10 bh tahu goreng potong kecil kecil
3 terong, potong potong (bisa diganti dengan krai)
10 bawang merah
8 bawang putih
4 lembar daun salam buang tulang daunnya
3 lembar daun jeruk buang tulang daunnya
3 cm kencur
2 cm kunir
500 ml santan kental siap pakai
petai
cabe rawit biarkan utuh
cabe merah potong potong
cabe hijau potong potong
kecambah ale (segenggam aja)
1 1/2 sdm garam
1 sdm gula pasir
+/- 2 liter air
8 buah tomat hijau potong potong, idealnya pakai belimbing wuluh, kalau nggak ada pake tomat hijau saja
- haluskan bawang, brambang, kunir, kencur, tumis dengan minyak. tambahkan daun salam. tumis sampai benar benar matang, kalau kurang matang masakan jadi kurang sedap
- masukkan ikan, aduk sebentar, tambahkan air
- bumbui dengan garam dan gula, masak sampai merasuk, tambahkan tomat, tahu, terong, cambah ale, daun jeruk, cabe dan santan. masak sampai kental sambil diaduk sesekali, kalau terlalu sering dan keras keras ikannya hancur, terakhir masukkan petai. masak sebentar lali lalu angkat.
- aku memasaknya cukup lama, supaya semua bahan merasuk. mangut ini makin lama main enak, kalau sisa, simpan di kulkas (dalam wadah tertutup biar baunya nggak ngabar kemana mana) trus dihangatkan dengan cara dikukus.
- kalau di rumah, aku menambahkan ceplok telur sebagai pelengkap...tapi teteup aja sebagai orang Semarang yang nggak bisa survive tanpa kecap manis, di atas ceploknya aku kasih kecap manis...hihihih...
Sup Thom Yam a la Keluarga Cinta
Minggu lalu adalah wedding anniversaryku. Seharusnya aku membuat makanan atau kue yang special, tapi rasanya nggak ada motivasi yang cukup kuat untuk aku mengeluarkan mixer, dan peralatan masak lain, mau nyentuh oven aja males. Maklum, sejak si mbak pergi, acara memasak setiap hari menjadi kewajiban buatku, dan, as usual, buat aku segala sesuatu yang sudah menjadi kewajiban menghilangkan separoh dari kenikmatan…hehe…maklum aku ini orang yang kadang masih angin anginan…kecuali kalau ngerjain pesanan dari orang lain, lho.... Kalau ini sih, apapun kondisinya tetap semangat.
Sampai di sana, melihat ada udang yang besar besar dan segar, kerang batik,jamur merang dan sayur sayuran segar lainnya. Wis, langsung aku putuskan bikin soup Thom Yam dan Cap Cay aja. Kebetulan keluarga Bunda (yang wedding anniversarynya selisih 2 hari saja dari kami) juga akan datang dari Probolinggo ke Surabaya, dan mereka suka sekali dua jenis masakan ini.
Sebagai ganti cake, kami beli sukun Jogja yang enak banget dan dibumbui gurih trus digoreng aja..….wedding anniversary dengan hidangan seadanya deh.. Cinta yang berhari hari minta dibuatin black forest juga setuju kalau cakenya diganti sukun. Ah, anakku memang penuh pengertian....tau aja kalo Maknya lagi nggak mood :)
Nah, untuk sup Thom Yamnya, aku buat a la Keluarga Cinta aja, yang simpel tapi enak. Ini resepnya :
Kerang (kali ini aku pakai kerang batik) cuci bersih, sampai tidak ada pasirnya
Jamur merang, cuci bersih, potong potong bila perlu
500 gr Ayam, potong sesuai selera (yang enak sih bagian yang bertulang)
2 batang serai ambil bagian putihnya,memarkan, potong serong jangan terlalu kecil
3 sdm saus sambal botolan
3 butir jeruk nipis ambil airnya (boleh ditambah kalau ingin lebih asam)
4 lembar daun jeruk purut buang tulang daunnya
beberapa lembar daun ketumbar
5 sdm kecap ikan
2 sdm Kaldu ayam bubuk (chicken powder)
3 sdm Gula pasir
Cabe rawit utuh
Cara memasak :
- Rebus kerang, buang airnya, sisihkan
- Cuci bersih kepala udang, rebus dengan air sampai air berwarna merah, saring sambil dipenyet penyet, ambil airnya
- Rebus kembali air udang sampai mendidih, masukkan serai, daun jeruk purut, daun ketumbar, kaldu bubuk, kecap ikan dan semua bumbu bumbu. Masak sampai wangi dan berwarna merah, cicipi rasanya. Rasa sup Thom Yam harus wangi (karena serai, daun jeruk dan dauh ketumbar), manis, pedes dan asam (karena jeruk nipisnya) dan berkuah banyak. Kemarin hasil akhir supku, kuahnya +/- 1,5 liter.
- Masukkan ayam,masak sampai matang dan empuk.
- Tambahkan jamur merang dan cabe rawit.
- Terakhir masukkan kerang dan udangnya. Jangan memasak udang terlalu lama karena akan menciut alias mengecil :)
- Sajikan panas.
note :
Beberapa orang menambahkan fillet ikan kedalam sup ini, tapi aku nggak suka, soalnya gampang hancur :)
Ada juga yang menambahkan laos dan jahe, aku juga nggak suka, soalnya rasanya jadi seperti jamu, but it's all about taste, feel free to add or to omit
Lunch at Daun Lada
Kesan pertama begitu masuk resto adalah ‘AMIS !!’. Karena ikan mentah dipajang di ruangan tertutup dan ber AC. Kami nyari tempat yang paling jauh dari display ikan.
Tempatnya lumayan cozy, tapi meja dan kursinya terlalu rapat satu sama lain. Kalau sedang ramai pasti tidak nyaman.
Menu yang kami pilih, atas suggestion Lily adalah :
Ikan Papakulu bakar asap (Rp 23,000/ekor)
Udang Windu petai balado (Rp 32,000 isi 6 ekor udang ukuran sedang dan sekitar 7 mata petai yang kurus kurus dan gepeng)
Gurame pesmol (Rp 26,000/ekor)
Orak arik jagung (Rp 8,500/porsi)
Baby buncis goreng ebi (Rp 8,500)
Sebelum masakan siap, kami jalan jalan dulu lihat display ikan, dan aku yang memang sengaja bawa kamera jadi gatal motretin jenis jenis ikan yang ada.
Ngobrol sana sini, tanya ini itu, kabar kabari tentang teman yang masih stay dan say goodbye di kantor…sampai makanan datang.
Yang datang pertama adalah ikan Papakulu bakar asap. Baunya wangi khas ikan asap.
Udang datang kemudian….agak kecewa karena ternyata petainya, yang diharapkan besar dan segar, seperti photo di buku menunya, ternyata kecil kecil gepeng dan hanya sedikit. Tapi rasanya OK untuk seleraku. Manis manis pedas.
Orak arik jagung…isinya jagung manis pipilan dan telur, rasanya cenderung manis, tapi kalau aku sih seneng. Baby buncisnya juga OK.
Sup kepiting jagung manis
Beberapa waktu yang lalu dibawain kepiting kupas oleh Bunda, oleh oleh dari Probolinggo. Karena nggak sempat mengolah, aku simpan saja di freezer dan terlupakan.
Weekend kemarin, tiba tiba pengen makan yang hangat hangat (padahal Surabaya lagi panasssss banget :D), baru ingat kalau punya bahan ini. Langsung thawing dan dimasak jadi 2 menu...sup kepiting dan fu yung hay.
Yang Sup, ini resepnya :
Bahan :
100 gr kepiting kupas
1 kaleng jagung manis
5 Bawang putih cincang
2cm jahe dikeprak
2 sosis potong tipis (lebih enak pakai sosis kaleng)
Merica
Garam
Kaldu ayam bubuk
Gula pasir
Vetsin
3 gelas air
2 butir telur ayam kocok lepas
2 sdm Maizena cairkan dengan sedikit air matang
1 - 2 sdm minyak wijen
2 sdm minyak untuk menumis
Cara Membuat :
Tumis bawang putih dan jahe sampai harum, tambahkan merica
Masukkan kepiting masak sampai air kepiting hilang
Tambahkan air masak sampai mendidih
Masukkan jagung manis dan sosis
Masukkan bumbu bumbu, koreksi rasa
Tunggu sampai mendidih, lalu masukkan kocokan telur. Ingat ya, harus nunggu mendidih dulu supaya tidak amis. Aduk aduk supaya telur membentuk serabut.
Kentalkan dengan maizena. Masak sampai matang dan meletup letup
Angkat dari api, masukkan minyak wijen, aduk rata
Sajikan dengan sambal
Bahan Sambal (campur semua bahan) :
Cabe rawit dirajang halus
1 sdm kecap asin
2 sdm arak masak
Kalau suka (dan punya :D) asparagus kaleng, bisa dicampurkan juga...di jamin rasanya tambah ciamsor - ciamik soro... :)
Fu Yung Hay a la Keluarga Cinta
Hampir semua Chinese Resturant punya menu ini. Ada yang mencampur dadar dengan tepung supaya montok, ada yang menambahkan daun brambang, ada yang menggunakan rebung (kalau yang ini Fu yung hay ala Mamieku di Semarang saja yang lezaaaaaaaat banget, cuma aku suka males ngolah rebungnya... :D). Tidak ada yang benar, tidak ada yang salah. Semua enak dan customized dengan selera masing masing.
Yang hari ini aku posting adalah Fu Yung Hay a la Keluarga Cinta. Nggak butuh bahan yang macam macam, cuma kepiting dan wortel saja yang dimasak dulu menjadi orak arik kepiting. Ini aku share resepnya :
Bahan orak arik kepiting :
1/2 kg wortel serut kasar atau potong korek api
250 gr kepiting kupas
5 bawang putih cincang
1½ sdt garam (atau sesuai selera)
3 sdt gula (atau sesuai selera)
½ sdt vetsin (atau sesuai selera)
Merica
Bahan Saus :
1/3 botol saus tomat
1 bawang Bombay Rajang kasar
2 bawang putih cincang
1 gelas air
Merica
Gula pasir
Garam
Cuka
Doporten ....kemarin di rumah lagi kehabisan jadi nggak pake :)
2 sdm Maizena cairkan dengan sedikit air matang
Minyak untuk menumis orak arik, saus dan mendadar fu yung hay
1 kg telur ayam
Cara Membuat :
Orak arik kepiting :
Tumis bawang putih sampai wangi, masukkan merica
Masukkan wortel, tumis sampai berubah warna
Beri garam, gula, vetsin, koreksi rasanya
Tambahkan kepiting, tumis sampai kering
Sisihkan
Saus :
Tumis bawang putih dan bawang Bombay sampai wangi
Masukkan saus tomat dan air
Masukkan bumbu bumbu lainnya, koreksi rasa. Biarkan saus tomat 'matang'
Kentalkan dengan maizena yang telah dicairkan dengan sedikit air
Masak sampai matang dan meletup letup.
Fu Yung hay :
Kocok sebagian telur, beri sebagian orak arik kepiting
Dadar dengan minyak banyak dan api kecil sampai matang. Tiriskan
Pindahkan ke piring saji, tuangi saus tomatnya sesaat sebelum disajikan
Sajikan dengan nasi putih hangat
Notes :
Sebaiknya dadar fu yung hay secukupnya saja, tidak perlu sekaligus semuanya, sehingga selalu fresh.
Idealnya fu yung hay berbentuk bulat besar,pinggirnya kering tengah masih lembut... jadi waktu mendadar dibalik sekaligus, tapi kalau aku, karena suka dadar yang semuanya kering, waktu mendadar aku potong potong dulu di wajan.
Resep Sup Hisit ala Mak Kiem
Bahan :
1 ons hisit basah cuci bersih
¼ kg daging babi / dada ayam rebus sampai empuk, iris tipis
1 ons jamur kuping , rendam air sampai mekar,cuci, potong tipis
1 ons jamur shitake, rendam air panas, cuci, potong tipis
1 ons rebung direbus, dipotong korek api
¾ lt kaldu
Bumbu :
2 sdt Garam
1 sdm Gula pasir
2 block Chicken powder (kaldu ayam)
1 sdt Vetsin
3 sdm Mushroom soy
4 sdm Saus tiram
2 sdt Minyak wijen
2 sdm Arak china (Angciu)
2 sdm maizena, cairkan dengan 3 sdm air matang
Cara membuat :
Panaskan wajan, beri minyak goreng, masukkan arak china dan kaldu cair biarkan sampai mendidih dan wangi
Masukkan semua bumbu sampai rasanya enak
Masukkan bahan bahan lain, masak sampai lunak.
Kentalkan dengan maizena yang telah dicairkan dengan sedikit air matang
Tetesi minyak wijen sebelum disajikan
Untuk 6 orang
Mangut ikan Pe
Mangut ikan Pe ini merupakan masakan favorit di rumahku...walaupun penampilannya kurang menarik karena bersantan dan terbuat dari bahan bahan berwarna pucat (santan, ikan Pe, tahu, krai) tapi rasanya sedap sekali. Walaupun sudah menginap dan dihangatkan berkali kali, mangut ini makin lama makin enak...
Resep mangut ikan Pe :
1/2 kg Ikan Pe (ikan pari yang diasap, biasanya dijual dalam bentuk potongan potongan kecil)
5 potong Tahu goreng kecil
2 Krai (ketimun yang kulitnya bergaris garis hijau tua dan putih) potong potong miring
5 Cabe hijau besar potong potong
15 Cabe rawit kecil biarkan utuh
5 Belimbing sayur, potong potong (kalau tidak ada bisa pakai tomat mengkal)
Sedikit ale (taoge panjang yang ujungnya mentol besar...kalau nggak salah taogenya kedele)
2 gelas santan cair
1 gelas santan kental
2 lembar daun salam
2 cm Kencur
1 cm Kunyit
5 Bawang merah
3 Bawang putih
Garam
Cara membuat :
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kencur dan kunyit
- Tumis dengan minyak goreng bersama daun salam sampai wangi
- Tuangkan santan cair, masak hingga mendidih sambil diaduk aduk
- Masukkan ikan pe, tahu, belimbing sayur, krai, garap masak sampai meresap
- Tuangkan santan kental, cabe hijau, cabe rawit dan ale
- Masak sampai santan matang
- Sajikan dengan nasi hangat
Fu Yung Hay
Banyak orang mencampurkan daun prei dan sayuran lain di dalam fu yung hay, tetapi saya hanya menggunakan wortel dan kepiting dalam fu yung hay saya.
Bahan dadar:
1/2 kg Wortel potong korek api
200 grm Kepiting / rajungan kupas
5. Bawang putih cincang
5 butir telur kocok
Minyak untuk menumis dan mendadar
Bahan saus :
1 bawang Bombay iris bulat
1 bawan bawang putih cincang
Saus tomat botolan
1 sdt cuka masak
1 gelas air
Maizena dicarikan dengan sedikit air untuk mengentalkan
Cara membuat :
Tumis bawang putih, bubuhi merica sampai wangi
Masukkan wortel, masak sampai layu
Bumbui dengan garam, gula sampai rasanya enak
Masukkan kepiting / rajungan kupas
Sisihkan
Buat saus tomat :
Tumis bawang Bombay dan bawang putih dengan sedikit minyak sampai harum
Masukkan air dan saus tomat, gula, cuka cicipi sampai didapatkan rasa yang sesuai
Kentalkan dengan maizena cair
Penyelesaian :
Panaskan minyak banyak dalam wajan dadar
Kocok telur, masukkan orak arik kepiting, kocok rata
Dadar dengan api kecil, balik hanya 1 kali. Goreng sampai matang kekuningan
Sajikan dengan di tuangi saus tomat
Untuk 5 orang
Gurami Saus Asam Manis
1 kg Gurami
Tepung bumbu serba guna siap pakai (saya pakai Abube)
1 butir Telur kocok lepas
Saus :
1 butir bawang bombay ukuran sedang iris tipis
2 butir bawang putih cincang
1 buah wortel potong korek api
½ buah nanas masak, potong kecil kecil
5 sdm saus tomat
1 sdm saus sambal
1 gelas air
½ sdm cuka
1 sdm gula pasir
1 sdt kaldu bubuk
Maizena untuk mengentalkan saus
Cara membuat :
Ikan goreng :
Gurami disiangi dan dipotong sesuai selera, perciki air jeruk nipis untuk menghilangkan amis, diamkan 10 menit
Panaskan minyak, masukkan potongan gurami kedalam kocokan telur kemudian lumuri dengan tepung bumbu serba guna sampai rata
Goreng sampai matang
Sambil menunggu ikan matang, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai wangi
Masukkan saus tomat, saus sambal dan air
Setelah mendidih, masukkan cuka, gula dan kaldu bubuk, cicipi rasanya kalau sudah enak, masukkan potongan wortel dan nanas
Kentalkan dengan maizena yang telah dicairkan dengan sedikit air
Siramkan pada ikan goreng sesaat sebelum disajikan.











































